Beli Obat Telat Bulan Di Apotek Tanpa Resep Dokter

Obat telat bulan di apotek bisa dibeli tanpa resep dokter khususnya obat herbal. Saat ini obat herbal sudah banyak ditemukan di apotek. Salah satunya adalah obat telat bulan. Obat ini beredar di tengah masyarakat dengan bebas. Siapapun bisa membelinya dengan tujuan yang berbeda-beda. Untuk wanita mungkin memang digunakan untuk mengatasi masalah datang bulan yang kerap kali terjadi. Sehingga daripada tidak bisa datang bulan maka mengkonsumsi obat ini. Namun sayangnya obat ini juga tidak hanya digunakan dengan tujuan tersebut. Masih ada tujuan lain dari penggunaan obat ini selain untuk mengatasi telat datang bulan, yakni untuk menggugurkan kandungan.

Di Indonesia, menggugurkan kandungan merupakan suatu kegiatan yang tidak boleh dilakukan. Namun meski dilarang, sejumlah klinik masih juga membantu aborsi. Hal ini mengalami banyak tentangan. Melakukan aborsi dengan cara dikuret juga bisa menimbulkan masalah pada rahim. Maka metode lain adalah dengan menggunakan obat telat bulan di apotek ini. Obat yang biasanya digunakan untuk mengobati telat datang bulan kini disalaghgunakan sebagai obat penggugur kandungan oleh banyak pihak. Dengan cara ini menggugurkan kandungan akan lebih ampuh dan aman. Apalagi obat juga dijual dengan bebas yang mana tidak ada larangan untuk menggunakannya untuk tujuan apapun. Hal inilah yang hingga kini menjadi persoalan. Obat telat datang bulan yang dijual bebas ini digunakan untuk tujuan yang buruk.

Bagi wanita yang telat datang bulan memang ada kemungkinan hamil. Terutama bagi wanita yang sudah pernah melakukan hubungan intim. Jika wanita belum menikah pastinya akan menjadi masalah dan tentunya keluarga akan malu. Hal inilah yang mendorong banyaknya penyalahgunaan obat ini. Tak hanya bisa dijual di apotek, obat ini juga bisa ditemukan di banyak situs online penjual obat telat bulan. Mungkin membeli obat telat datang bulan di apotek akan beresiko sehingga banyak yang membeli obat ini secara online. Namun membeli secara online juga rawan penipuan, mengingat harganya yang mahal hingga diatas 500 ribu rupiah.